Program Literasi
  • Borju (Ngobrol Jum’at), adalah kegiatan diskusi yang dilakukan disetiap hari Jum’at yang dilaksanakan siswa anggota literasi disetiap minggunya, dengan didampingi guru tim literasi sekolah. Kegiatan diskusi dapat  berupa bedah buku (membaca kemudian mempresentasikan isi buku), membahas peristiwa sejarah, membaca dan membahas berbagai informasi faktual dan aktual yang diperoleh dari platform berbagai media sosial terkait isu politik, isu lingkungan, dan lain-lain.  Disetiap pertemuan Borju, siswa yang terlibat dibatasi antara 15-20 siswa saja, siswa lain anggota literasi sekolah yang tidak dapat mengikuti borju pada minggu ini dikarenakan dibatasainya kuota, dapat mengikuti kegiatan borju pada minggu selanjutnya, demikian dilaksanakan pertemuan borju secara bergantian oleh seluruh siswa yang terlibat dalam gerakan literasi sekolah.
  • Serbuk (Sedekah seribu untuk buku), adalah kegiatan bersedekah minimal seribu yang dilakukan setiap minggu pada saat terdapat kegiatan borju. Uang yang terkumpul akan digunakan untuk membeli jenis buku yang disepakati oleh mayoritas anggota literasi sekolah, yang dapat berupa novel best seller, ensiklopedia, buku sejarah, dan lain-lain. Tiap anggota yang mengikuti kegiatan borju tidak diharuskan untuk melakukan serbuk, sedekah dilakukan bagi yang mau dan ikhlas saja dengan minimal nominal sedekah adalah seribu rupiah. 
  • Kopi gratis, Kopi gratis disediakan di perpustakaan yang juga pada hari Jum’at setelah acara borju. Siswa siswi yang aktif berlatih menganalisis informasi yang diterima serta aktif berpendapat diperbolehkan menyeduh kopi untuk dinikmati bersama-sama.
  • Mengadakan lomba tahunan dibidang literasi dalam rangka memperingati bulan bahasa pada tanggal 28 Oktober. Kegiatan perlombaan meliputi lomba musikalisasi puisi, lomba menyimak berita, lomba cepat tepat bidang bahasa, dan lain-lain.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait